Udara pagi ini begitu sejuk . .
Kutarik nafas sambil menutup mata.
Indah, damai dan tenang
Ku rasakan nafasku yang dengan lembut perlahan-lahan bergantian
Menghirup, lalu melepas
kutengadahkan kepalaku disekelilingku
Sekali lagi kudapati keindahan
Rindang pepohonan, suara desau angin,
Yang beradu memanjakan daun-daun dan bunga nan ranum
Langit, , langit tak pernah setenang ini
Warnanya yang begitu lembut menentramkan

Takjub . . . .
Aku seperti tak ingin beranjak dari kemesraanku dengan alam
Tiba-tiba kurasakan dingin di pipiku
Dingin yang teramat sejuk
Hatiku mulai mengerti, mencerna dan memahami . . .
Setiap jengkal perasaan yang aku alami
Menuntunku untuk membuai pikiranku ke alam bawah sadar layaknya surga dunia
Dan akhirnya terbesit dipikiranku
Betapa indahnya hidup seorang mukmin
Dan rasanya begitu malu,
Jika harus menyianyiakan segala yang Allah beri
Raga, jiwa, hati dan pikiran
Adalah anugerah terindah yang Engkau berikan kepada hambaMu yang hina ini.

0 Response to " "